KUNINGAN – Koramil 1501/Kuningan menggelar pelatihan antisipasi bencana alam di Aula Bale Desa Pajambon, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat, 17 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Babinsa Desa Pajambon, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Himpunan Mahasiswa Sipil, Kepala Desa Pajambon, para ketua RT, Ketua Karang Taruna, dan tokoh masyarakat.
Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai langkah mitigasi, koordinasi penanganan bencana, serta pentingnya membangun kesiapsiagaan sejak dini di lingkungan masyarakat.
Babinsa Desa Pajambon Kopka Ehon mengatakan, kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama. “Sinergi antara TNI, pemerintah desa, pemuda, dan seluruh warga sangat penting agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi, ” ujarnya.
Danramil 1501/Kuningan Kapten Czi Arnan Mulyadi menegaskan bahwa TNI akan terus hadir dalam upaya pencegahan maupun penanganan bencana. “Dengan komunikasi, koordinasi, dan latihan yang berkelanjutan, seluruh unsur masyarakat diharapkan memiliki kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan bencana sehingga dapat meminimalkan risiko dan dampaknya, ” katanya.
Pelatihan tersebut mendapat apresiasi karena dinilai bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan warga. Kolaborasi lintas sektor juga diharapkan terus terjalin untuk mendukung keselamatan masyarakat.
Generasi muda melalui Karang Taruna menyatakan kesiapan untuk berperan aktif dalam mitigasi dan membantu masyarakat ketika terjadi keadaan darurat. Pelatihan berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para relawan muda.
Melalui kegiatan tersebut, kerja sama antara TNI, pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, mahasiswa, dan warga diharapkan semakin erat dalam mewujudkan Desa Pajambon yang tangguh menghadapi bencana. (PERS)

Ehon